negeara yang melarang lato -lato

Mengejutkan! Negara-negara Ini Melarang Penduduknya Menggunakan Lato-lato

Posted on

negeara yang melarang lato -lato

HANENOSUKE – Lato-lato seolah menjadi fenomena baru yang menjamur di masyarakat Indonesia. Setiap hari kita akan dengan mudah mendengar suara tak-tak-tak yang dihasilkan dari benturan dua buah bola bundar yang di ikat pada sebuah tali. Namun, nyatanya sebelum viral di Indonesia, lato-lato telah lebih dulu di kecam di negara lain. Berikut adalah beberapa negara yang pernah melarang lato-lato untuk dimainkan.

  1. Mesir

Pada tahun 2017, permainan ini sempat dilarang peredarannya di negara Mesir karena mengandung unsur pelecehan terhadap Presiden yang menjabat kala itu, yakni Abdul Fattah As-Sisi.

Lato-lato diberi julukan “Sisi’s Balls” yang mengacu pada organ reproduksi laki-laki yaitu testis.

Akibat penamaan yang terkesan sangat melecehkan ini, lato-lato peredarannya dilarang di Mesir.

  1. Benua Eropa

Muncul pertama kali di Eropa pada tahun 60an, dulu lato-lato terbuat dari bahan kayu dan kaca. Hal ini menimbulkan kekhawatiran mainan ini akan pecah dan menimbulkan cedera mata akibat serpihan yang masuk ke mata.

Risiko ini membuat produsen lato-lato mengganti bahan pembuatnya menjadi plastik pada tahun 70an. Namun ternyata, potensi pecah juga tetap ada meski bahannya sudah diganti plastik. Tercatat ada sekitar 4 kasus cedera mata terjadi akibat lato-lato pada tahun 70an.

 

  1. Amerika Serikat

Jika di Mesir alasannya mengacu pada pelecehan presiden, di negara paman sam lato-lato dilarang karena pernah menimbulkan masalah pada tahun 1966.

Beberapa organisasi Kesehatan di Amerika sempat mengecam peredaran mainan ini karena beberapa kali menyebabkan cedera mata. Cedera ini diakibatkan oleh pecahan bola lato-lato yang kala itu terbuat dari kaca.

Dampak Positif

Mengesampingkan beberapa sejarah di atas yang menyatakan bahwa lato-lato peredarannya pernah dilarang, kini kita beralih membahas beberapa dampak positif yang dihasilkan dari permainan lato-lato, di antaranya:

  • Di era maraknya kasus kecanduan gadget pada anak, lato-lato berhasil mengalihkan dunia mereka untuk tidak selalu terpaku pada gadget.
  • Lato-lato juga dinilai dapat menstimulus motorik pada anak dan mendorong fungsi koordinasi antara kemampuan motorik dan kognitif anak.

Dampak Negatif

Meski sekarang sedang menjadi mainan favorit anak-anak di Indonesia, namun beberapa kasus menganggap lato-lato menjadi mainan yang menghilangkan fokus siswa siswi di sekolah.

Hal ini menyebabkan beberapa sekolah, muncul aturan yang melarang siswa siswinya untuk membawa lato-lato ke sekolah.

Selain itu, di bawah ini adalah beberapa kasus efek bahaya dari permainan lato-lato yang perlu anda simak untuk mengawasi anak anda dalam memainkan permainan ini.

  • Dalam beberapa kejadian, hilangnya keseimbangan pada bola atau tidak adanya kontrol pemain terhadap lato-lato membuat mainan ini hilang kendali dan melukai bagian tubuh pemainnya. Kasus yang paling sering terjadi adalah memar di bagian kepala.
  • Bukan hanya bolanya, tali yang menjadi pengikat dua buah bola ini juga bisa menjadi ancaman jika kontrol pemainnya hilang. Ditemukan beberapa kasus tali pengikat lato-lato terlilit di lengan hingga leher pemainnya.

Tidak hanya memiliki bahaya secar fisik, beberapa orang dewasa juga berpendapat bahwa mainan ini suaranya semakin mengganggu.

Sebenarnya, mengganggu atau tidaknya permainan ini tergantung kapan  dimainkannya. Jika dimainkan tanpa memperhatikan tempat dan waktu (kasus yang sering terjadi pada anak-anak) suara yang dihasilkan mainan ini tentu sangat mengganggu

Demikianlah ulasan mengenai beberapa negara yang pernah melarang lato-lato, di balik pelarangannya ternyata tersimpan alasan terkait keamanan yang menyertainya.

 (Redaksi: SITUS JUDI SLOT )

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *